Kontan-Rabu, 18 Agustus 2010
Salah satu buah yang membanjiri pasar saat Ramadhan tiba adalah kurma. Buah asal Timur Tengah ini selalu sukses mendatangkan fulus bagi penjualnya. Baru sepekan puasa berjalan, seorang pedagang sudah mengantongi omzet ratusan juta.
Banyak pelaku usaha yang mendulang fulus besar selama bulan Ramadhan. Salah satu pengusaha yang benar-benar memanfaatkan momen tahunan ini adalah para pedagang kurma. Maklum, pada masa puasa ini, banyak orang yang suka berbuka sembari mengecap manisnya buah kurma. Alhasil, penjualan buah ini terdongkrak naik.
Salah satu pedagang kurma yang memanen rezeki saat Ramadhan adalah Hidayatullah Sanusi. Pedagang kurma asal kampung semplak, Bogor, Jawa Barat, ini sudah menjual kurma hingga dua ton selama Ramadhan yang baru berjalan sepekan.
Dari penjualan sebanyak itu, Hidayatulloh sudah mencetak omzet Rp. 140 juta. Omzet ini melesat tinggi bila dibandingkan bulan-bulan biasa sejak melakoni usaha ini November 2009, dia rata-rata menjual empat hingga delapan kuintal kurma tiap bulan.
Hidayat mendapatkan berbagai jenis kurma dari para importir. Kini pemilik CV. Bin Sanusi Bersaudara ini menawarkan 15 jenis kurma, baik dari timur tengah maupun Amerika. Sebut saja Red Sayer, Lulu, Madinah RB, Mejool, Palm Fruit Mesir Sulthon dan King Dates.
Meski begitu, tak semua kurma laris terjual. Hidayatulloh bilang, jenis kurma yang paling diminati konsumen adalah Palm Fruit dari Tunisia dan Madina Dates dari Madinah. “Kedua jenis kurma itu matang di pohon. Rasanya manis dan legitnya juga cocok dengan lidah orang Indonesia.” Ujarnya.
Hidayat menjual kurma jenis Palm Fruit seharga Rp. 35.000 per 500 gr (gr). Sedangkan harga madina Dates Rp. 27.500 per kilogram (kg). Yang termurah Red Sayer. Seharga Rp. 14.000 per kg.
… …
(Anastasia Lilin Yuliantina-Wartawan Kontan)
Anda mau mengikuti jejaknya? Ayo segera action!
Ingat, harga Kurma akan melambung di bulan Puasa. Jadi, ayo borong sekarang!